Sepultura

Tur di 5 kota besar Indonesia

Cradle Of Filth

Download sepuasnya album dari Cradle Of Filth hanya di GUDANG MUSIK KERAS

Dying Fetus

Masuk dapur rekaman untuk album terbaru

Anthrax

Konser Anthrax di Pantai Carnaval Ancol

Dream Theater

Dream Theater Live in Concert Jakarta 12 April 2012

Woe Of Tyrants

American Death Metal

Video: Anthrax - Live in Jakarta 2012





Sepultura tur 5 kota di Indonesia


Konser kedua Sepultura di Indonesia sepeninggal Max Cavalera akan di adakan di 5 kota pada Februari 2012. Tur bertajuk Asia Relentless Tour 2012 di langsungkan di Medan (Pardede Hall 3 Februari), Makassar (Lapangan Basket Karebosi 4 Februari), Jakarta (Parkir Selatan Senayan 9 Februari), Surabaya (Jatim Expo International 11 Februari) dan terakhir di Bali (GOR Ngurah Rai 12 Februari).
Sebelumnya mereka membatalkan tur di Thailand dan Singapura,usaha ini tidak lepas dari keberhasilan promotor Netzah Production asal Malaysia dalam bernegosiasi untuk mendatangkan mereka ke daerah Asia Tenggara.Dan kesepakatan antara Netzah Production dan Sony Horizon (Event organizer dari Indonesia)lah yang akhirnya membawa Sepultura untuk melangsungkan serangkaian tur mereka di 5 kota besar di Indonesia.
Menurut Ezra Simanjuntak selaku Head Organizer Sony Horizon harga tiket untuk konser tersebut mulai sekitar 150-250 ribu, Promotor sengaja tidak mau menjual tiket dengan harga mahal. Mereka ingin harga tersebut bisa menjangkau semua pecinta Sepultura.

"Ya saya sebagai penonton saja kalau tiketnya mahal pasti malas nontonnya. Kita sengaja pengen bikin terjangkau, dengan begitu pasti akan lebih banyak yang datang," jelas Ezra.

Saat ini, personel asli Sepultura yang tersisa hanyalah gitaris Andreas Kisser dan basis Paulo Jr. Frontman, pendiri sekaligus pencipta lagu Max Cavalera menyatakan keluar pada 1996 setelah album Roots dirilis. Drummer Igor Cavalera, yang juga merupakan adik kandung Max, juga menyatakan keluar pada 2007 dan membentuk Cavalera Conspiracy bersama abangnya.

Sepultura baru saja merilis album kedua belas mereka, Kairos, pada September lalu. Selain Kisser dan Paulo Jr., Sepultura diperkuat oleh vokalis Derrick Green dan drummer Eloy Casagrande yang baru berusia 20 tahun.

GET TRASHED : Sejarah musik trash metal


GET TRASHED adalah video tentang sejarah dari musik trash metal yang dimulai pada awal tahun 80-an,dimana Metallica dan beberapa band lainnya meletakkan dasar bagi apa yang menjadi kesan abadi pada wajah Heavy Metal. Band-band inilah yang memulai scene lokal di Los Angeles, wilayah teluk california Utara dan New York City, yang membantu pergerakan Trash Metal diseluruh dunia. Di era 90, Metallica sedang dalam perjalanan untuk menjadi salah satu band metal sepanjang masa. Pada awal 1990-an, sebuah lanskap musik thrash berkembang spiral kembali ke bawah tanah. Beberapa band bubar, beberapa seniman kembali ke pekerjaan sehari-hari mereka dan beberapa meninggal. Sementara musik hidup, adegan itu selamanya berubah.
GET THRASHED:THE STORY OF THRASH METAL telah memenangi penghargaan film dokumenter yang menelusuri naik, jatuh dan dampak dari thrash metal; dari tahun-tahun awal, melalui pengaruhnya terhadap grunge, nu metal dan Heavy Metal scene saat ini. Ini adalah kisah tentang musik, terberat tersulit dari 80-an dan awal 90-an yang diceritakan oleh band-band yang hidup itu, para fans dan band yang tumbuh dan seniman yang mengibarkan bendera "thrash metal".
Film ini menampilkan musik dan interview dengan personil Metallica, Megadeth, Slayer, Slipknot, Pantera, Exodus, Anthrax, Lamb of God, Testament, Overkill, Godsmack, Municipal Waste, Kreator, Suicidal Tendencies, Hatebreed, Killswitch Engage, Sepultura, Shadows Fall, Nuclear Assault, Death Angel, Vio-lence, Destruction, Sodom, DRI, In Flames, Chimaira, Biohazard, Hirax, Meshuggah, The Haunted, Kittie, Heathen, Ulysses Siren, Warning SF, Soilwork, Dark Angel, Strapping Young Lad, Brian Slagel (Metal Blade Rcords), Jon & Marsha Zazula (ex-Megaforce Records), DJ Will (KNAC), Eddie Trunk (VH1 Classic), Ian Christe (author - Sound of The Best), Steven Blush (author - American Hardcore), Ron Quintana (Rampage Radio) and introducing the music of The Fall, Steve Cone, Concrete Coffin, Osmium, Kaos, Viscid, Kron, Exit to Eternity, Urto, Response Negative and Nocturnal Fear.

The Dead Lion - Self-titled EP



The Dead Lion adalah band black metal proyekan salah satu anggota band indie asal Jakarta yang saya tidak tahu siapa namanya. Sepertinya sengaja dirahasiakan. “Lo-Fi Black Witch Shit Fuck Piss Metal” adalah satu-satunya deskripsi yang diberikan menurut pengakuan Deathrockstar. Berisi dua lagu dengan sound yang raw dan lo-fi melebihi Bvrtan dan kadar suara yang ditetapkan telinga; band ini pantas untuk didengarkan semua fans Burzum dan teman-temannya.



DOWNLOAD

Review: Rusuah - Depressive Suicidal Black Metal

Jika anda ingin mendengarkan band blackmetal yg berbeda dari kebanyakan di Indonesia, maka anda wajib tahu band satu ini yg berasal dari kota Bukittinggi - Sumatera Barat.
Kenapa berbeda?Pertama, karena liriknya bercerita tentang GALAU, kedua, ketiga dan seterusnya,, berdasarkan komentar komentar kebanyakan seperti "The song is well structured too and i like how didn't focus on being extreme all the time" maka bisa dipastikan memang berbeda dari blackmetal indonesia 'kebanyakan'
Rusuah telah mengeluarkan 3 full album dengan kualitas sound yg bersih yaitu Born to be Death, In the Void, dan Last Journey



more info :
www.facebook.com/rusuah
www.reverbnation.com/rusuah

((AUMAN))


Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) adalah kucing besar yang meraja rimba tropis Sumatera. Menjadi simbol keanggunan & kegagahan tanah Sumatera yg merupakan habitat alami & singgasananya.

Sebagai bentuk penghormatan untuk raja rimba yg semakin tersingkir dari singgasananya itulah kemudian lahir ((AUMAN)) menjadi nama yang dipakai band orkes gerobak rock’n'roll jahat tendang pantat dari Selatan Sumatera. Dengan Zarbin Sulaiman (bass), Farid Amriansyah (vokal), Aulia Effendy (drums), Erwin Wijaya (gitar) & Ahmad Ruliansyah (gitar) sebagai kolaborator. Selain vokalis Dagger Stab yg kembali ke tanah darahnya, formasi personil dari unit rock eksplosif, ((AUMAN)), ini merupakan anggota terhormat dari Rongsokan, Grey, ArtLogica dan Delirium yg merupakan grup garda depan skena musik alternatif Palembang yg bisa dibilang “underrated”.

Tak hanya getar suaranya sebagai nama, keanggunan gagah & indah belang Harimau Sumatera pun menjadi inspirasi musikal ((AUMAN)). Melebur energi liar kasar punk dengan heavy rock yang maskulin sebagai amunisi yang berbahaya. Raung distorsi amplifier yg mengaum ganas, bercampur keringat & tuak yg mengalir deras sebagai bahan bakar dari agresi lima pemuda dari Selatan Sumatera ini..

“Salam dari kami, Sriwijaya Rimau Rockers.. It’s way hotter down South, and we’re gonna give you some love baby!



Yak, seperti yang sudah tertulis diatas, ((Auman)) adalah band baru dari Sumatra bentukan Farid Amriansyah AKA Riann Pelor. Cocok untuk kamu yang suka Stoner rock/Heavy metal/Hard rock. Album perdana mereka "Suar Marabahaya" akan rilis sekitar Februari 2012. Selagi menunggu, silahkan unduh dua single mereka dibawah ini.

Download:

((AUMAN)) - W.K.G.G
((AUMAN)) - City of Ghost





Alvin Bahar

Review: Shining - Blackjazz



Pernahkah kalian berpikir dua genre yang mempunyai perbedaan yang sangat besar - seperti Jazz dan Black Metal - dicampurkan menjadi satu dan tidak menjadi sampah? Jika kalian berpikir itu tidak mungkin, anda harus mendengarkan Shining. Band black metal asal Norwegia ini menggabungkan Free Jazz dan Black Metal di album terbarunya, Blackjazz. Jika kalian berpikir mereka sinting, ya, mereka memang sinting.

Instrumentasi metal dan struktur jazz memenuhi sembilan lagu di album ini. Merekapun tanpa ragu menggunakan Saxophone, alat musik yang mungkin belum kita dengar di lagu metal apapun. Riff-riff metal mendampingi irama Saxophone sambil diikuti dentuman double pedal dan teriakan ala Norwegian Black Metal di belakangnya. Fantastis! Coba saja dengarkan pattern Jazz yang tidak terduga di "The Madness and Damage Done", solo saxophone di "Fisheye", atau intro "Exit Sun" yang akan mengecoh anda ketika pertama kali mendengarnya.

Yang saya sesalkan di album ini, ada 4 lagu berbeda yang diberi judul sama, 2 lagu sama-sama berjudul Exit Sun, dan 2 lagu lagi berjudul "The Madness and the Damage Done." Entah mengapa mereka seperti kehilangan ide untuk memberi judul lain.

Jadi album Blackjazz ini ibaratnya adalah sekelompok musisi Jazz yang tersesat di Oslo, dan terpaksa memainkan Black Metal (ala mereka tentunya) di sebuah klub untuk mendapatkan uang.

Shining adalah musisi yang kreatif, unik, dan mempunyai skill mumpuni. Dunia tidak membutuhkan lagi band-band black metal semacam Dimmu Borgir atau Burzum. Dunia butuh sesuatu yang baru dari black metal, seperti Shining ini.

Blackjazz by SHINING

Tahun ini mereka merilis Live Blackjazz dalam bentuk CD dan DVD. Silahkan pesan di Amazon jika anda mau melihat mereka secara live.







Alvin Bahar

This site is a participant in the Amazon Services LLC Associates Program, an affiliate advertising program designed to provide a means for sites to earn advertising fees by advertising and linking to amazon.com

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites